Minggu, 12 Agustus 2012

Segala puji bagi Allah, Tuhan yang membolak-balikan hati dan menunjuki siapa yang dikehendaki ke jalan yang benar.
Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para shahabatnya, dan seluruh umat islam yang mengikuti sunnahnya.
Terimakasih karena telah berkenan melihat blog ini meski sebentar, namun sangatlah berarti demi kemajuan Islam dalam menyebarkan segala kebaikan, kebajikan, serta kedamaian bagi setiap orang di muka bumi.

Para pembaca yang mulia ungkapan yang akan disajikan kepada anda berikut berasal dari Yahya bin Mu'adz Ar-razi. Beliau adalah salah seorang diantara para ulama dan wali tersohor, yaitu mereka yang jernih hatinya, bahkan terlihat lebih jernih daripada pagi hari yang cerah, lebih bercahaya daripada matahari yang bersinar, dan lebih terang daripada rembulan yang bercahaya. Jiwa mereka bersih bahkan lebih bersih daripada air hujan dan lebih putih daripada salju. Mereka memiliki niat yang baik sehingga kebaikan niat mereka terbaca melalui tutur katanya yang menebarkan aroma keharuman cinta dan iman ke seantero jagat raya.

Ingatlah sesungguhnya kini lembah kedudukan
telah berubah tanahnya menjadi harum bak kesturi
dan pepohonannya menjadi kayu cendana

Itu tiada lain karena pada suatu petang
Hindun telah berjalan melaluinya dan menebarkan butiran salju
yang menyejukkan semua pinggirannya

***


"Kenlailah Allah Saat Anda Senang Niscaya Allah Akan Mengenali Anda Saat Susah"

***

Aduhai
kiranya pada Lauh Mafuzh
tidak dicatatkan suatu dosa pun
yang telah ditakdirkan atas hamba-Nya
Bagaimanakah cara untuk selamat bagi seorang hamba
yang engkau adalah Pencipta-Nya
dan yang membekalinya dengan fitnah
apakah yang hendak engkau kehendaki dengannya
wahai Tuhanku?
Aduhai celakalah pada hari ia dipanggil menghadap Engkau
setelah dibangkitkan dari kematiannya
sedang buku catatan amal perbuatannya terbuka

***

Aku sibuk dengan dosa-dosaku
Hai lelaki, tolonglah aku
Sesungguhnya hatiku benar-benar sedang sibuk
Bagaimana akuy berharap agar bisa bertobat
sedang hatiku sibuk meratapi diriku
Tidak diraagukan lagi diriku akan binasa
karena ku habiskan masaku
dengan celaan-celaan

***

Aku tidak akan menangisi diriku seandainya ia mati, melainkan aku
menagisi keperluanku jika terlewatkan dariku

***


(sumber: Cambuk Hati Karya Dr. Aidh bin Abdullah Al-Qarni)

To be Continued...


LCD Text Generator at TextSpace.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar